Jumat, 20 April 2012

LSM Dilempar Bom Molotov

Kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) pimpinan Siti Fadillah yang terletak di Johar Baru, Jakarta, Pusat, dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal, Sabtu (21/4/2012), dinihari.

Agung Nugroho Ketua DKR Jabodetabek, seperti dikutip Tribunnews, menjelaskan, aksi bom molotov terjadi saat dirinya akan mengambil minum di dispenser yang letaknya lurus dengan pintu masuk kantor LSM tersebut. Saat itu ada enam orang di dalam kantor, dua orang pengurus dan empat orang asal Papua yang tengah dibantu untuk berobat.

"Saat itu saya sedang berada di ruang rapat bersama Ade Ketua DKR Jakarta Pusat. Kemudian saya ambil air minum. Saat menengok ke pintu masuk ada cahaya," kata Agung, Sabtu. Agung keluar untuk memastikan cahaya itu. Ternyata, cahaya yang dilihatnya adalah adalah api yang membakar sebuah sofa di teras depan. Agung berteriak memanggil Ade. Mereka mengambil air untuk memadamkan api, tapi api malah membesar. "Karena api seperti itu, kita yakin bahwa ada bensinnya," kata dia.

Sadar dengan hal tersebut, mereka lalu memadamkan api dengan kain basah dan bantal sampai akhirnya api padam. Pukul 02.30 polisi dari Polsek Johar Baru datang. "Di lokasi ditemukan botol sedang bersama sumbunya," terang Agung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan tidak ada kerugian materil. "Hanya sofa saja yang terbakar berkerut-berkerut," ujarnya.
READ MORE ~>> LSM Dilempar Bom Molotov

Mengenang Yasmine Zaki Shahab

Tahun 1960-an, SMP-SMA Santa Maria di Jalan Nusantara (kini bernama Jalan Ir Djuanda), Jakarta Pusat, sudah dikenal sebagai salah satu sekolah khusus putri kaum jetset peranakan China dan Belanda. Hanya segelintir yang bukan peranakan China dan Belanda di sana. Di antara yang segelintir itu adalah Yasmine Zaki Shahab dan temannya, Chadidjah. Keduanya adalah orang Betawi dari keluarga terpandang.

Satu hari saat istirahat sekolah, Chadidjah menggunjingkan kakak perempuannya di kelas. Tanpa sengaja, Chadidjah melepas kata, "Mpok kite" (kakak saya). Mendengar ungkapan Betawi itu, meledaklah tawa seisi kelas. Chadidjah terkejut. Ia lalu sadar bahwa ia baru saja menunjukkan identitas Betawi-nya dan itu me-ma-lu-kan.

Dengan wajah merah, ia lari ke luar ruang kelas menuju toilet. Di sana ia menangis sejadi-jadinya. Sejak itu, kawan-kawan sekolah Chadidjah memanggil Chadidjah ,"Mpok Kite". Julukan baru itu membuat Chadidjah stres. Ia bahkan beberapa hari tidak masuk sekolah karena malu dengan panggilan "Mpok Kite".

"Cerita tentang masa kecil saya bersama Chadidjah itu menunjukkan etnis Betawi identik dengan keterbelakangan. Kala itu, masyarakat kita mengenal orang Betawi udik sebagai orang Betawi umumnya. Padahal, menurut teori saya, etnis Betawi itu terdiri dari Betawi Kota, Betawi Pinggir, dan Betawi Udik. Kasus Chadidjah menunjukkan, kaum Betawi Kota pun menjadi inferior karena ikut dianggap terbelakang oleh masyarakat kita," tutur Yasmine (64) yang kini menjadi Guru Besar Antropologi UI, di rumahnya, di Jalan Masjid Bendungan II Nomor 11, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/4/2012).

Sore itu, Yasmine menyajikan makanan ringan Samosa. Makanan mirip pastel ini berasal dari India. Menurut Yasmine, 10 tahun terakhir ini, Samosa populer di kalangan Betawi peranakan Arab. Balutan tepung yang digoreng ini bisa berisi daging cincang atau bahan vegetarian (kacang kacangan, wortel, dan atau kentang) yang diberi bumbu kari.

Buat orang-orang Betawi peranakan Arab yang umumnya berasal dari Yaman Selatan, seperti halnya keluarga Yasmine, masakan India, terutama dari Gujarat, sudah lama akrab dengan lidah mereka ("Warisan Kuliner Indonesia: Hidangan Betawi", Wahyuni Mulyawati dan Ilse Harahap, Gramedia Pustaka Utama, 2007).

Sejarah demografi
Seusai mempersilakan tamunya mencicipi Samosa, Yasmine menjelaskan, etnis Betawi diperkirakan terbentuk antara tahun 1815 dan 1893. Perkiraan didasarkan studi sejarah demografi penduduk Jakarta yang dirintis sejarawan Australia, Lance Castle.

Dalam data sensus penduduk Jakarta tahun 1615 dan 1815, terdapat penduduk dari berbagai golongan etnis, tanpa menyebut etnis Betawi. Akan tetapi, dalam sensus tahun 1893, orang Arab dari Yaman Selatan atau Hadramaut dan Moor (sebutan untuk orang-orang dari Gujarat, India), Bali, Jawa, Sunda, Bugis, Sumbawa, Ambon, serta Melayu menghilang. Sebagai gantinya, muncul istilah pribumi (inlander) yang kemudian terserap ke dalam kelompok etnis Betawi.

Yasmine membagi etnis Betawi menjadi tiga golongan. Golongan pertama adalah orang Betawi Kota yang lebih banyak bekerja sebagai politisi, birokrat, ekonom, ataupun pengusaha. "Mereka menimba ilmu di sekolah umum pada pagi hari dan sekolah agama di malam hari," tutur antropolog Betawi ini. Pernikahan silang lebih banyak terjadi di antara peranakan Arab dan Indo, serta sedikit di antara peranakan China kota. Budaya Arab dan Melayu mendominasi golongan ini.

Golongan kedua, Betawi Pinggir. Usaha mereka umumnya berkebun dan mengontrakkan rumah. Mereka umumnya hanya menimba ilmu agama. Elite Betawi Pinggir biasanya memiliki pesantren.Tak heran jika dari golongan ini lahir banyak ulama berpengaruh. "Mereka yang tergolong Betawi Pinggir ini, misalnya, Ibu Hajjah Tuti Alawiyah dan Kyai Haji Abdullah Syafii," kata Yasmine. Pernikahan silang terjadi di antara etnis lokal. Mereka lebih banyak mengikuti model budaya Betawi Kota.

Golongan ketiga adalah Betawi Udik yang umumnya berpendidikan rendah dan "Islam abangan". Mereka bekerja sebagai penjaja makanan tradisional, seniman tradisional, perajin, atau menjadi petani. Golongan ini banyak melahirkan seniman-seniman tradisional.

Hubungan sosial antara orang-orang Betawi Tengah dan orang-orang Betawi Pinggir berjalan baik. Namun, kedua golongan ini mengambil jarak sosial terhadap orang-orang Betawi Udik yang dianggap tidak terpelajar. Meski demikian, golongan Betawi Udik lebih populer dibandingkan dengan dua golongan Betawi lainnya. Sebab, golongan Betawi Udik lebih cepat menyerap setiap unsur budaya lokal dan asing yang datang. Pernikahan silang pun lebih banyak melibatkan etnis lokal dan asing.

Era Sadikin
Di era pemerintahan Gubernur DKI Ali Sadikin, perangkat budaya Betawi udik mendapat ruang lebih luas. "Sadikin menjadi turning point bagi kebudayaan Betawi. Dia mengintegrasikan ketiga golongan. Gambang kromong dan lenong yang awalnya diharamkan oleh golongan Betawi Kota dan Pinggir karena dianggap vulgar, dipoles. Ukupan, sajen, dan mantera yang mengiringi acara ondel-ondel disingkirkan. Penampilan dan wajah ondel-ondel yang dulunya menyeramkan diubah menjadi lebih ramah," papar Yasmine.

Awalnya, golongan Betawi Tengah menolak langkah Sadikin. Namun, mereka kemudian menerima dengan setengah hati. "Anak-anak Betawi Kota tidak boleh ikut jadi kembang latar (penari) kesenian Betawi Udik. Orang-orang Betawi Kota hanya mengizinkan budaya Betawi baru ini tampil dalam kehidupan publik (public life) dan bukan pada kehidupan pribadi (private life) keluarga Betawi kota," ujar Yasmine.

Akan tetapi, akhirnya orang Betawi Tengah sadar, kesenian Betawi Tengah, seperti musik rebana, orkes gambus, serta tari samrah, dan tonil yang tanpa perempuan juga cenderung monoton itu, kurang menarik diangkat ke panggung.

Setelah berbagai kesenian Betawi Udik dipoles sana sini sehingga tidak lagi bertentangan dengan ajaran Islam, orang-orang Betawi Tengah dan Betawi Pinggir mau menerima budaya baru Betawi ini. Orang-orang Tugu peranakan Portugis dan Sri Lanka pembawa musik keroncong yang awalnya dianggap "Betawi tidak, asing pun tidak" akhirnya menjadi bagian dari etnis Betawi.

"Orang-orang Betawi Kota, seperti ibu Emma Amalia Agoes Bisri, bahkan membuat budaya Betawi tampil lebih elok dengan pengembangan busana, perhiasan, dan batik Betawi," tutur Yasmine. Selama pembaruan budaya Betawi ini, lanjutnya, lebih banyak orang (seniman, budayawan, dan birokrat) Jawa dan Sunda yang terlibat dibandingkan orang Betawi sendiri.

Gedongan Menteng
Yasmine adalah anak kelima dari delapan bersaudara pasangan Zaki Shahab dan Lulu Al Hadad. Kakeknya, Ali bin Ahmad bin Shahab lebih populer dengan panggilan Ali Menteng. Sebab, ia adalah tuan tanah kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Lahan di seluruh wilayah Menteng sampai perbatasan Kuningan itu dulu tanah kakek. Kakek kehilangan sebagian besar tanahnya setelah ditipu Pemerintah Hindia Belanda. Awalnya, pemerintah menyewa sebagian besar tanah kakek. Di atas tanah dibangun rumah-rumah tinggal. Pemerintah lalu mengalihkan surat-surat tanah kakek menjadi milik Pemerintah Hindia Belanda," papar Yasmine.

Ali Menteng menikah dengan seorang mantan biarawati Santa Maria. "Setelah menikah dengan kakek, nenek masuk Islam dan berganti nama menjadi Farida Sofia van Will," ungkap Yasmine.

Kedua orangtua Yasmine menyekolahkan ke delapan anaknya di sekolah Katolik yang kala itu dianggap lebih maju dibandingkan dengan sekolah umum lainnya. "Yang pria sekolah di SD Strada, SMP Van Lith Gunung Sahari, dan SMA Kanisius, Menteng, sedangkan yang perempuan di SD Melania, Sawah Besar, SMP Santa Maria, dan SMA Ursula, Lapangan Banteng. Kami tinggal di Jalan Mangga Besar IV, Jakarta Barat, yang saat itu bernama Gang Sumantri," papar Yasmine.

Selama tinggal di Mangga Besar IV, Yasmine sudah merasakan sikap orang-orang Betawi Tengah yang terbuka dan toleran terhadap pendatang seperti halnya keluarga orangtuanya. "Soal pendidikan, ayah berpikir lebih maju lagi. Mungkin karena pengaruh cara berfikir nenek yang orang Barat, ya," ujar Yasmine.

Seusai SMA, ia berniat melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum UI sebab, "Saya ini orang yang suka berdebat. Saya ingin menjadi pengacara andal," kata Yasmine. Akan tetapi, keinginan itu ia urungkan setelah kakak sepupunya, Doktor Psikologi, Fuad Hassan (mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), menyarankan Yasmine mengambil jurusan Antropologi. Alasannya, mahasiswanya masih sedikit, hanya lima sampai tujuh orang. Peluang untuk menonjol lebih besar.

Setelah menyelesaikan skripsinya berjudul Integrasi Minoritas Arab di Jakarta, ia diwisuda dan melanjutkan kuliahnya di Australia. Untuk skripsi master-nya, ia menulis The position of Betawi Woman.

"Saat tulisan ini tersosialisasi di Jakarta, saya diprotes sejumlah komunitas Betawi yang kelak saya kategorikan sebagai golongan Betawi Tengah. Mereka memprotes saya karena responden yang saya ambil hanya berasal dari kalangan perempuan Betawi di Condet, Jakarta Timur, yang saya golongkan menjadi Betawi Pinggir. Kondisi mereka saat itu masih memprihatinkan," jelasnya.

Akan tetapi, justru karena diprotes itulah Yasmine mengenal lebih dekat tokoh-tokoh Betawi sampai akhirnya ia terlibat lebih banyak di Lembaga Kebudayaan Betawi. Yasmine pun mengenal lebih dalam etnis Betawi sampai akhirnya membangun teori tentang tiga golongan komunitas Betawi seperti yang ia tulis dalam tesis doktornya, Recreation of Etnic Tradition The Betawi of Jakarta.

Kini, orang Betawi sudah jauh berubah. "Kalau dulu panggilan mpok membuat teman saya Chadidjah merasa direndahkan dan terhina, maka sekarang, ketika kawan-kawan sesama guru besar di UI memanggil saya mpok, saya merasa bangga dan terhormat sebagai orang Betawi," ungkap Yasmine.

Yasmine Zaki Shahab
Lahir: Mangga Besar IV, Jakarta Barat, 1 Desember 1948
Suami: Saleh Umar (46)
Anak: Mariam Katlea (34), dan Husein Haikel (29).
Pendidikan: SD Santa Melania, Sawah Besar, Jakarta Pusat,
SMP Santa Maria, Jalan Ir Djuanda, Jakarta Pusat,
SMA Santa Ursula, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat,
Sarjana Antropologi Fisipol UI, Jakarta Pusat,
Master Antropologi Australian National University, Australia
Doktor Antropologi University of London, Inggris.
Pekerjaan: Ketua Departemen dan Guru Besar Antropologi UI
READ MORE ~>> Mengenang Yasmine Zaki Shahab

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono didesak menyupervisi bila terjadi hambatan terhadap penyidikan koneksitas kasus meninggalnya Kelasi Arifin Sirri yang diikuti dengan serangkaian serangan brutal kelompok pesepeda motor. Informasi yang dihimpun media sampai pada dugaan, penyidikan koneksitas kasus tersebut terhambat.

Demikian rangkuman terpisah wawancara dengan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia Prof Indriyanto Seno Adji, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Untung Suropati, dan Kepala Penerangan Daerah Militer Jakarta Raya (Kapendam Jaya) Koloneal Andrian Ponto, Jumat (20/4/2012).

Indriyanto menjelaskan, jika terjadi hambatan pada penyidikan koneksitas, sebaiknya Panglima TNI melakukan supervisi untuk menghilangkan hambatan penyidikan. "Kalau penyidik Polri dan penyidik AD (TNI Angkatan Darat) terhambat karena penyidik AL tak mau bergabung atau bekerja sama, sebaiknya Panglima TNI melakukan supervisi kepada para kepala angkatan dan komando teritori. Hal ini perlu dilakukan agar hambatan psikologis karena korps bisa dihilangkan," papar Indriyanto.

Ia berpendapat, anggota TNI yang menjadi korban pelaku sipil disidik oleh polisi, sedangkan anggota TNI yang menjadi tersangka disidik oleh penyidik militer. "Itu sudah benar dan diterapkan di banyak negara. Yang menjadi masalah dalam kasus ini adalah terhambatnya penyidikan koneksitas," tutur Indriyanto.

Masih Kooperatif

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, tim penyidik gabungan terkendala karena pihak penyidik AL diduga kurang kooperatif terhadap pengungkapan meninggalnya Kelasi Arifin Sirri yang diikuti dengan serangkaian serangan brutal kelompok pesepeda motor. Akan tetapi, menurut Laksamana Untung, hal itu tidak benar.

"Buktinya, anggota Armabar TNI AL, Albert Tabra (26), sudah dua kali kami serahkan untuk diperiksa polisi di Polres Jakarta Utara sebagai saksi. TNI AL masih kooperatif," ucap Laksamana Untung. Ia menambahkan, himpunan informasi yang disampaikan mediakepadanya lewat layanan pesan singkat (SMS) telah diteruskan ke komandan Pomal untuk dikonfirmasi dan ditindaklanjuti.

"Kami menganggap setiap informasi yang disampaikan media kepada kami adalah bentuk kepedulian media kepada kami. Terima kasih untuk himpunan informasinya," tutur Laksamana Untung saat dihubungi pada Jumat malam.

Sementara itu, Kolonel Andrian dalam SMS-nya mengaku belum memonitor himpunan informasi media, "Apalagi yang berhubungan dengan instansi lain di luar AD," tulisnya. Yang jelas, lanjutnya, empat anggota TNI AD yang diduga ikut-ikutan kasus ini sudah kami periksa. Sumber media menyebutkan, anggota TNI AD yang sudah diperiksa dan dijadikan tersangka bukan empat orang, melainkan enam orang.

Informasi yang dihimpun media itu menyebutkan, serangan brutal yang dilakukan puluhan pesepeda motor dipimpin seorang letnan dua AL berinisial Oct. Awalnya, kelompok pesepeda motor ini hanya terdiri dari anggota TNI AL, tetapi setelah muncul kabar burung bahwa seorang anggota TNI AD juga tewas diserang geng motor di Danau Sunter, Jakarta Utara, sejumlah anggota TNI AD ikut bergabung dalam kelompok pesepeda motor yang didominasi anggota TNI AL.

Sebelum menyerang, kelompok pesepeda motor ini berkumpul di sekitar Tugu Monas. Setelah memasang pita atau tali rafia warna kuning, mereka diduga menenggak air sabu.

Dalam kondisi mabuk narkotika, mereka menyerang dengan brutal. Akan tetapi, karena mabuk, mereka saling serang sendiri. Peristiwa itu terjadi saat mereka menyerang pangkalan anak muda yang juga dijadikan arena balap liar di sekitar Hotel Sentral-SPBU Shell, di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2012).

Saat itu, para penyerang memisahkan diri menjadi dua kelompok. Tak berapa lama muncul mobil Yaris. Beberapa anggota kelompok menyerang mobil Yaris, tetapi pimpinan kelompok yang lain mengingatkan dan mencegah. Pimpinan itu mengingatkan bahwa mobil Yaris itu bukan target. Kelompok yang sudah telanjur mengamuk tidak senang dengan peringatan itu. Dalam kondisi mabuk narkotika, kedua kelompok kemudian saling menembak.

Dalam aksi saling serang sendiri itu, Kelasi Sugeng Riyadi, anggota Lembaga Farmasi TNI AL dan Prajurit Dua Akbar Fidi Aldian, anggota Yonif Linud 503 Kostrad tertembak. Kelasi Sugeng dirawat di RS Mintohardjo, Jakarta Pusat, sedang Prada Akbar dirawat di RS Pusat Angkatan Darat. Serangan kelompok ini juga menewaskan Anggi Darmawan (19), warga RT 11 RW 3, Kelurahan Menteng, Tebet, Jakarta Selatan.
READ MORE ~>> Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono

Tewasnya Jan Pieter Zoon Coen

Tahun 1528 ratusan pasukan kerajaan Mataram dipimpin oleh Adipati Puroboyo melakukan serangan pertama ke Belanda di Batavia. Pasukan Mataram mundur akibat gempuran kompeni yang membabi buta. Satu tahun kemudian, dihancurkannya lumbung padi pasukan Mataram oleh kompeni di daerah Karawang dan Bekasi memicu kemarahan pasukan Mataram.

Sultang Agung kembali mengutus Adipati Purabaya, Adipati Ukur dan Juminah untuk melakukan serangan balik. Pertempuran sengit pun terjadi. Ratusan prajurit kedua pihak tewas dalam peristiwa berdarah itu. Akhirnya kemenangan berpihak pada Kerajaan Mataram. Gubernur Batavia sekaligus penguasa VOC kala itu, Jan Pieter Zoon Coen, tewas ditangan Adipati Purabaya. Benteng Batavia dapat direbut kembali.

Itu lah sepenggal adegan dari pementasan ludruk dengan cerita "Utah Ludiro Batavia" yang salah satu tokohnya utamanya, Adipati Purabaya, diperankan oleh Hendardji Soepandi yang juga salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta jalur independen. Penonton yang berada di dalam gedung Sasana Langen Budaya, kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (20/4/2012) malam memberikan tepuk tangan meriah usai pementasan berlangsung.

"Pangeran Puroboyo itu gagah berani, tapi penuh kasih sayang, bisa memberikan kesejahterahan kepada anak buahnya, berani melawan kebathilan dan yang paling penting tidak mudah diintervensi," tegas Hendardji menjelaskan karakter tokoh yang diperankannya usai pementasan berlangsung. Ia melanjutkan, dirinya tak main-main dalam menyiapkan program di bidang kesenian dan budaya di Jakarta. Ia berkaca pada kota-kota besar di dunia yang mampu hidup dari sektor pariwisata. Cita-citanya, Jakarta menjadi barometer kesuksesan pengelolaan seni dan budaya di tingkat internasional.

Mantan Danpuspom TNI tersebut juga mengungkapkan, jika pengelolaan kesenian dan budaya di Jakarta tepat, mampu berimbas positif bagi pemasukan kas pemerintah daerah. Budaya-budaya nasional dari Sabang sampai Merauke kami komunikasikan untuk mengangkat budaya nasional ini. Apalagi kalau ada semua di Jakarta, kekayaan ini luar biasa sehingga dana akan besar dan bisa mensejahterakan rakyatnya," tegas dia.
READ MORE ~>> Tewasnya Jan Pieter Zoon Coen

Aksi Pencongkelan Kaca Spion

Sebuah aksi pencongkelan kaca spion terjadi di lampu lalu lintas Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2012) sekitar pukul 20.10 WIB. Aksi kejahatan tersebut dilakukan seorang pemuda. Berdasarkan pantauan media, pemuda tersebut menjalankan aksinya terhadap sebuah mobil Toyota Harrier warna hitam.

Aksinya itu dilakukannya saat lampu lalu lintas berwarna hijau baru saja menyala atau tanda mobil boleh jalan. Seketika setelah pemuda tersebut mematahkan kaca spion mobil bagian kiri, ia lari seorang diri.

Pengemudi mobil pun tak tampak keluar untuk mengejar pemuda tersebut. Mobil itu hanya sempat berhenti sesaat. Kejadian tersebut berlangsung di samping Rumah Sakit Fatmawati, tepatnya di jalan dari arah Cilandak menuju Lebak Bulus. Situasi di lampu merah pun tampak ramai.
READ MORE ~>> Aksi Pencongkelan Kaca Spion

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Infanteri TNI Adrian Ponto

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Infanteri TNI Adrian Ponto membantah dugaan adanya keterlibatan petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam aksi kekerasan geng motor yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Ia meluruskan pernyataan Panglima Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Waris, kemarin, mengenai keterlibatan senior yang ekstrem. Menurut dia, informasi tersebut sama sekali tidak terkait dengan aksi geng motor, tetapi mengenai demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

"Jadi, kejadian geng motor dan senior ekstrem itu tidak ada hubungannya. Tidak ada petinggi TNI dalam kasus geng motor. Hanya ada empat anggota TNI yang kemarin sudah diproses," ungkap Adrian, Jumat (20/4/2012), saat dihubungi wartawan. Ia menjelaskan, Pangdam Jaya saat itu sebenarnya menceritakan tentang aksi unjuk rasa buruh dan demonstrasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai sudah mengganggu ketertiban Ibu Kota ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor.

"Saat itu beliau mengaku ke Presiden, mohon maaf kalau kami yang tugas di lapangan belum mampu mereduksi keinginan-keinginan senior kami yang ekstrem. Pangdam berkeluh kesah ke Presiden," kata Adrian. Namun, konteks pertemuan antara Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, dan Presiden SBY tidak pernah disebutkan Waris dalam sambutannya di Hotel Sahid pada Kamis (19/4/2012) malam. Isi curhat Waris kepada Presiden SBY ini disebutkannya setelah menyinggung aksi geng motor.

"Tetapi, dua hal itu, antara geng motor dan pertemuan dengan Presiden, harusnya dipisahkan. Itu sebenarnya berbeda konteks," papar Adrian. Adrian juga membantah bahwa ada petinggi TNI aktif berinisial A yang disebut Pangdam merupakan senior ekstrem. Menurutnya, A hanyalah sebagai contoh. "Itu hanya asal sebut. Contohnya, A. Bukan inisialnya A, itu tidak ada," imbuhnya.

Adrian tidak mengetahui identitas senior ekstrem sebenarnya yang disebut Pangdam Jaya. "Saya tidak tahu siapa yang dimaksud, pastinya lebih senior dari Pangdam," tandasnya. Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Waris mengaku sempat melakukan curhat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Saya dipanggil Presiden ke Cikeas bersama Kapolda.

Di sana, saya bilang ke Presiden mohon maaf saya belum mampu memenuhi keinginan senior saya yang ekstrem," tutur Waris. Ketika itu, Waris pun ditanya Presiden SBY, "Senior yang mana?" "Saya jawab lantang si A. Yang disebut Waris adalah atasan yang ketika memimpin mendukung peristiwa itu," ungkap Waris.
READ MORE ~>> Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Infanteri TNI Adrian Ponto

Senin, 16 April 2012

Eye of the Dragon

Lagu "Eye of the Dragon" memang belum ada. Ini cuma permintaan Chris "the Dragon" John kepada penyiar radio Australia.

Chris John, super champion kelas bulu WBA asal Indonesia, mengungkap keinginannya ini saat berkunjung ke statisun radio 96FM di Perth. Kepada penyiar Mark "Smiley" Pascoe, petinju asal Banjarnegara ini meminta diputarkan lagu "Eye of the Tiger" sambil mengatakan "Eye of the Dragon" akan lebih cocok buat dirinya.

Lagu "Eye of the Tiger" memang menjadi semacam lagu wajib buat para petinju dunia. Lagu yang dipopulerkan kelompok Survivor pada 1982 ini kemudian dipergunakan Sylvester Stallone untuk soundtrack film Rocky III.

Chris John (46-0-2, 22 KO) akan menghadapi penantangnya asal Jepang, Shoji Kimura (24-4-2), dalam perebutan gelar juara di Marina Bay Sands Resort, Singapura, 5 Mei mendatang.
READ MORE ~>> Eye of the Dragon

Petenis Remaja Australia Bernard Tomic

Petenis remaja Australia Bernard Tomic menemukan bentuk taktis permainan di lapangan tanah liat, Senin, ketika membukukan kemenangan pertama dan maju ke putaran kedua turnamen Monte Carlo Masters.

Petenis berusia 19 tahun itu, yang melakukan debut dalam Tur ATP pada Januari 2009, mengalahkan pemain dari Uzbekistan Denis Istomin 6-4 6-3 ketika mengakhiri masa pacekliknya di lapangan tanah liat.

"Saya belajar bagaimana caranya bermain di lapangan permukaan tanah liat," kata Tomic yang bermukim di Monaco, yang berusaha mengincar kemenangan pertama di lapangan dengan permukaan lambat, sejak ia kalah pada putaran pertama Prancis Terbuka pada 2009.

"Banyak petenis jagoan di lapangan tanah liat tampil tapi saya berusaha tampil beda. Saya memainkan cara saya sendiri dan mereka berjuang keras mengatasinya...Saya kira saya dapat melakukannya dengan baik," katanya.

Tomic ingin membuktikan bahwa ia dapat bermain di lapangan itu, ketika mengakhiri pertandingan hanya dalam tempo 62 menit dan selanjutnya akan bertemu dengan pemain dari Ukraina, Alexandr Dolgopolov, yang mengalahkan Juan Inacio Chela 6-2 6-2.

Pemain berbakat yang lagi menanjak dari Kanada, Milos Raonic, gagal mengikuti jejak Tomic ke putaran kedua, ketika ia kalah 6-2 3-6 6-3 atas pemain dari Spanyol Albert Montanes.

Petenis dari Spanyol Fernando Verdasco, unggulan ke-13, berjuang keras mengatasi petenis agresif Rochus sebelum mengukir angka kemenangan 4-6 6-2 7-5 dan dua petenis Prancis lainnya melaju.

Julien Benneteau melaju dengan mengalahkan Marcel Granollers 6-3 3-6 6-2 dan mantan petenis urutan 15 besar dunia Paul-Henri Mathieu, yang kini melorot ke urutan ke-352 setelah tidak bermain selama 16 bulan, mendapat "wildcard" dan mengalahkan pemain dari Amerika Donald Young 6-0 6-1.

"Rasanya sulit setelah lama tidak bertanding. Ini saya impikan sejak tahun lalu. Rasanya saya seperti mengawali karir baru saya," kata petenis berusia 30 tahun dari Perancis itu.
READ MORE ~>> Petenis Remaja Australia Bernard Tomic

Peluncuran seragam Tim Olimpiade Inggris Raya

Peluncuran seragam tim Olimpiade Inggris Raya yang dirancang oleh Stella McCartney diwarnai oleh isu adanya eksploatasi terhadap buruh Indonesia. Baju seragam tim Olimpiade Inggris dan para sukarelawan Olimpiade tersebut dikeluarkan oleh perusahaan Jerman, Adidas. Panitia pelaksana Olimpiade London, (Locog) pekan lalu menyebut menerima laporan tentang kondisi buruh pabrik Indonesia yang menyebut para buruh pabrik di Indonesia yang membuat produk perusahaan Jerman tersebut dibayar di bawah standar.

Locog menganggap penting laporan kondisi buruh di Indonesia ini karena memang menginginkan Olimpiade London 2012 bebas dari isu negatif termasuk isu lingkungan dan etika. Locog mengutip kode etik perburuhan internasional yang disebut Ethical Trading Initiative (ETI) yang menyebut pabrik-pbarik harus membayar perkerja dengan upah yang layak.

Dalam laporan yang disampaikan ke Locog, disebut tentang kondisi buruh perusahaan yang mengalami pelecehan secara fisik dan verbal, dipaksa kerja lembur, dan mendapat sanksi apabila tidak mampu memenuhi target. Seorang buruh, Yuliani, 23, mengatakan para buruh bahkan sulit mendapat ijin ke toilet selama bekerja. "Jika kita tetap pergi, maka kita akan mendapat perlakuan lebih kasar dari kepala produksi. Termasuk kata-kata kasar."

Seragam tim Inggris dirancang oleh Stella McCartney, perancang yang merupakan puteri mantan anggota The Beatles, Paul McCartney. Seragam ini meliputi juga T-shirt dan baju renang dengan ciri gambar bendera Inggris, Union Jack. Seragam ini akan dikenakan oleh 900 atlet Inggris Raya yang bertanding di Olimpiade dan Paralimpik.

Replika seragam tim untuk cabang renang, sepakbola, bola basket, atletik, tenis dan balap sepeda akan mulai dijual pada April ini. Barang-barang dijual dengan harga kisaran 15 hingga 50 pound untuk baju renang hingga seragam sepakbola. Adidas berharap menangguk 100 juta pound dari penjualan merchandise ini.
READ MORE ~>> Peluncuran seragam Tim Olimpiade Inggris Raya

Valentino Rossi Mencoba Balap Mobil

Setelah pembukaan musim MotoGP 2012 yang mengecewakan di Qatar, pebalap tim Ducati, Valentino Rossi, mencoba mengikuti balap mobil untuk ketahanan di Sirkuit Monza, Italia, Minggu (15/4/2012). Rossi dan sahabatnya, Alessio "Uccio" Salucci, berlaga di kelas Pro-Am di ajang Wet 'n' Wild Monza Endurance Race.

Rossi dan Uccio mengendarai VR46-livered Ferrari 458 Italia pada babak pembukaan Blancpain Endurance Series. Keduanya menempati posisi start kesepuluh dari 55 peserta dengan selisih waktu 2,8 detik dari pebalap terdepan. Satu jam pertama dalam lomba, keduanya masih berada di urutan sepuluh besar. Namun, mereka mengalami masalah dan membuat mereka turun sampai ke urutan ke-29 pada jam kedua.

Pada jam terakhir, Rossi mampu bangkit ke urutan kesembilan di kelas Pro-Am sampai masuk ke finis. Juara dunia tujuh kali itu tertinggal dua menit dari juara ketiga di kelas Pro-Am. Rossi akan kembali ke MotoGP bersama tim Ducati pada 27-29 April di Sirkuit Jerez, Spanyol.
READ MORE ~>> Valentino Rossi Mencoba Balap Mobil

Jim Yong-kim Calon Pemimpin Lembaga Multilateral

Seperti telah diduga sebelumnya, Senin (16/4/2012), Bank Dunia secara aklamasi memilih calon dari AS, Jim Yong-kim, sebagai pemimpin baru lembaga multilateral tersebut. Bank Dunia memilih ahli kesehatan dan pendidik Korea-Amerika itu ketimbang calon dari Nigeria, Menteri Keuangan Ngozi Okonjo-Iweala. Padahal, tekanan dari negara berkembang agar pemimpin Bank Dunia tidak lagi didominasi AS semakin besar.

Untuk pertama kali dalam 66 tahun, calon dari AS mendapatkan pesaing. Biasanya hanya ada calon tunggal dari AS yang secara aklamasi terpilih. Kim yang merupakan pimpinan di Dartmouth College akan mengantikan Robert Zoellick. Latar belakang Kim berbeda dengan latar belakang pemimpin Bank Dunia sebelumnya. Ada 11 bankir AS dan diplomat yang sudah memegang jabatan ini sebelum Kim.

Dalam pernyataannya dari Lima, Peru, Kim berjanji akan mencari keseimbangan baru di Bank Dunia seiring dengan cepatnya perubahan. "Di kawasan kumuh di Lima, saya belajar bagaimana ketidakadilan dapat menghancurkan kehidupan dan harapan orang miskin," ujarnya.
READ MORE ~>> Jim Yong-kim Calon Pemimpin Lembaga Multilateral

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (17/4/2012) diperkirakan akan bergerak mixed. Indeks cenderung melemah akibat kondisi indeks yang masih jenuh. Aksi jual diperkirakan masih akan mewarnai perdagangan hari ini dengan minat beli yang masih tertahan.

Demikian catatan dari analis Semesta Indovest. Bursa AS ditutup mixed pada tadi malam. Indeks Dow Jones naik 71,82 poin atau 0,56 persen, S&P turun 0,05 persen, dan Nasdaq melemah 0,76 persen. Kenaikan indeks ditopang oleh keluarnya data penjualan ritel yang lebih baik dari ekspektasi, tetapi data perumahan yang suram menahan laju indeks. Merosotnya saham-saham sektor teknologi, seperti Apple dan Google, menjadi faktor turunnya indeks Nasdaq dan S&P 500.

Pengadilan AS menuntut Apple dan lima penerbit terkait kolusi penetapan harga ebook, disamping itu analis mulai menurunkan peringkat Apple terkait penetapan harga Iphone dan daya beli konsumen. Bursa eropa ditutup positif terimbas data retail sales AS yang lebih baik dari ekspektasi. Indeks FTSE naik 0,26 persen. Analis dari eTrading memperkirakan kisaran indeks bergerak pada 4.109 dan 4.171.
READ MORE ~>> Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia

Mata Uang Euro Menguat

Mata uang euro menguat terhadap sejumlah mata uang utama dari posisi terendah selama dua bulan terhadap dollar AS. Ini terjadi karena penjualan ritel Amerika Serikat naik melebihi perkiraan, menandakan permintaan akan aset yang berimbal hasil tinggi.

Euro menguat 0,5 persen menjadi 1,3142 dollar AS pada Senin (16/4/2012) pukul 16.43 waktu New York, setelah sebelumnya mencapai 1,2995 dollar AS yang merupakan level terendah sejak 16 Februari 2012.

Euro pun hanya melemah 0,2 persen menjadi 105,67 yen setelah sebelumnya menyentuh 104,63 yen yang merupakan terendah sejak 20 Februari. Sementara itu, yen menguat 0,7 persen menjadi 80,41 terhadap dollar AS.

Mata uang yang berlaku di 17 negara Eropa ini sempat jatuh di bawah 1,3 dollar AS untuk pertama kalinya sejak Februari karena imbas hasil obligasi Spanyol menyentuh level yang tertinggi pada tahun 2012. Kondisi Spanyol tersebut lantas menimbulkan kekhawatiran akan menyebarnya krisis utang zona euro.

"Kekhawatiran euro pasti kembali. Melemahnya euro telah menjadi sangat populer, dan kembali lagi di atas 1,31 dollar AS mungkin karena alasan teknis," sebut David Grad, foreign-exchange strategist Bank of America Corp, di New York, Senin waktu setempat. David menilai, ada korelasi antara perubahan dalam saham dengan menguatnya euro.

Dow Jones Industrial Average naik 0,6 persen. Indeks Standard & Poor's 500 tidak banyak mengalami perubahan setelah merosot 0,4 persen. "Kamu telah melihat adanya perubahan haluan dalam saham, jadi kamu melihat korelasi itu," tambah David.
READ MORE ~>> Mata Uang Euro Menguat

Harga Minyak Mentah Naik Tipis

Harga minyak mentah naik tipis pada perdagangan di New York, Senin (16/4/2012) waktu setempat, karena dipercepatnya tanggal pembalikan pipa minyak mentah Seaway dan penjualan ritel di Amerika Serikat meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret. Alhasil, harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengantaran Mei naik 10 sen menjadi 102,93 dollar AS per barrel di Nymex.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengantaran Juni justru turun 2,53 dollar AS, atau 2,1 persen, menjadi 118,68 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London. Kini selisih harga kedua jenis minyak tersebut kian kecil, yakni untuk pengantaran di Cushing sebesar 15,31 dollar AS per barrel. Itu merupakan selisih terkecil sejak 28 Februari 2012.

Ini terjadi setelah Enbridge Inc. (ENB) dan Enterprise Products Partners LP (EPD) mengatakan mereka akan mulai memindahkan minyak dari Cushing, Oklahoma, ke Pantai Teluk AS lewat pipa pada bulan Mei. Pipa Seaway akan dibalikkan dan akan ada pasokan lebih menuju Pantai Teluk," kata Tom Bentz, Direktur BNP Paribas Prime Brokerage Inc, di New York, Senin waktu setempat.

Lalu, harga minyak mentah pun mendapat sentimen positif dari kondisi penjualan ritel. Departemen Perdagangan AS menyatakan, penjualan ritel naik tiga kali lipat dari yang diproyeksikan. Ketika kamu lihat data ekonomi AS, ada banyak laporan yang positif. Jika ekonomi AS terus berkembang, permintaan akan tetap stabil," ujar Tom.
READ MORE ~>> Harga Minyak Mentah Naik Tipis

Batas Waktu SPT Tahunan PPh

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menghimbau para Wajib Pajak Badan untuk segera menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT Tahunan PPh) sebelum batas akhir penyampaian.

Batas waktu penyampaian adalah Senin (30/4/2012). Jika tidak disampaikan tepat waktu, WP Badan bisa dikenakan sanksi. "Apabila SPT Tahunan PPh Badan tidak disampaikan dalam jangka waktu tersebut maka Wajib Pajak dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah)," kata Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas, Dedi Rudaedi, dalam rilis yang diterima media, Senin (16/4/2012).

Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada WP, Ditjen Pajak akan membuka dan memperpanjang jam kerja pada Kantor Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak No. SE-10/PJ/2012 tentang Pelayanan Sehubungan dengan Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan. "Adapun jadwal pelayanan sebagai berikut, Sabtu, 28 April 2012 pukul 08.00-12.00 waktu setempat. Dan Senin, 30 April 2012 pukul 07.30- 19.00 waktu setempat," tambah Dedi.

Dengan penambahan jam kerja tersebut, Ditjen Pajak berharap dapat meningkatkan pelayanan kepada WP dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya yaitu menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan secara tepat waktu.
READ MORE ~>> Batas Waktu SPT Tahunan PPh

Senin, 09 April 2012

Koalisi Partai-Partai Pendukung Pemerintah

Koalisi partai-partai pendukung pemerintah saat ini memberikan contoh model koalisi yang buruk. Alih-alih mendorong kinerja yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara, partai-partai yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan itu justru mengganggu jalannya pemerintahan.

"Ini contoh koalisi yang jelek. Partai-partai koalisi sekarang ini justru terus sibuk bersitegang sehingga menginterupsi kinerja pemerintah," kata peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Siti Zuhro, di Jakarta, Senin (9/4/2012).

Siti Zuhro menilai koalisi partai politik semestinya berkonsentrasi mendorong pemerintah untuk melakukan perubahan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Koalisi jangan hanya diikat oleh kepentingan transaksi politik, tetapi seyogianya disatukan oleh visi dan platform bersama untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dengan membangun komunikasi politik yang baik, itu akan menjadi model bagi koalisi pada pemerintahan mendatang. Sayangnya, partai-partai koalisi saat ini malah bersumo ria atau bertengkar sendiri. Ini membuat pencapaian pemerintah sangat rendah," katanya.

Sebagaimana diberitakan, pimpinan partai anggota koalisi menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah melanggar tata etika (code of conduct) koalisi karena menyempal dari kebijakan koalisi untuk mendukung rencana kenaikan harga bahan bakar minyak. Namun, hingga kini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang sekaligus pemimpin koalisi, belum memberikan keputusan resmi soal keberadaan PKS.
READ MORE ~>> Koalisi Partai-Partai Pendukung Pemerintah

Jumat, 06 April 2012

Rachel Maryam Gagal Nyalonin

Rachel Maryam batal mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur Jawa Barat dari Partai Gerindra. Hal itu karena Rachel yang masih berstatus anggota Dewan Perwakilan Rakyat tersebut sedang melakukan kunjungan kerja ke Sumatera.

Ketua penjaringan cagub Partai Gerindra, mengatakan kepastian Rachel kapan mendaftar ditentukan besok. Betul, besok Rachel ke Bandung. Tapi, bukan dalam konteks pengambilan formulir. Acara besok hanya silaturahim dengan konstituen di Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimenyan," ujar Sunatra selaku ketua tim penjaringan Gerindra, di Bandung, Jumat 6 April 2012.

Sementara itu, Rachel Maryam yang dihubungi terpisah, mengatakan belum berpikir mendaftar. Meski, saat ini dorongan dari akar rumput semakin deras. Dorongan dari akar rumput ada, tapi saya masih belum memutuskan akan daftar atau tidak. Insya Allah saya akan memutuskan mendaftar atau tidaknya minggu depan, karena harus istikharah dulu mas," kata Rachel dalam pesan singkatnya kepada media massa.
READ MORE ~>> Rachel Maryam Gagal Nyalonin

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menjelaskan, partai politik yang tergabung dalam koalisi Pemerintahan SBY-Boediono harus taat pada aturan yang berlaku. Kalau ada partai yang "menelikung", dia menyatakan, partai itu seharusnya keluar dari Sekretaris Gabungan (Setgab).

"Seharusnya yang menelikung dari belakang otomatis keluar, tidak perlu diusir. Pokoknya partai yang tidak taat azas koalisi, ya silakan keluar," kata Muhaimin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat, 6 April 2012. Di mata pria yang biasa disapa Cak Imin itu, seharusnya partai dalam Setgab harus bersatu dan solid.

"Tidak ada yang menikung dari dalam, tidak ada yang menusuk dari belakang, semua solid untuk kepentingan bangsa dan negara," ucapnya. Karena itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu berharap ada tindakan tegas dari semua anggota koalisi terhadap siapa pun yang melanggar code of conduct kontrak koalisi.

Kendati demikian, soal sanksi yang diberikan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden SBY sebagai ketua koalisi untuk memutuskan. Apakah mengeluarkan partai koalisi yang "membandel" atau tidak. Kita serahkan sepenuhnya pada Presiden. Itu hak preogratif Presiden. Tapi pasti koalisi akan diajak bersama untuk menentukannya," kata Cak Imin.

PKB sendiri, tambah Cak Imin, mendukung sepenuhnya langkah tegas yang akan diambil Presiden SBY untuk memberikan sanksi kepada partai koalisi yang menelikung dari belakang. Partai koalisi yang kini menjadi sorotan adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nasib PKS kini di ujung tanduk, terancam didepak dari koalisi setelah menentang rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Hasil rapat Setgab di Cikeas, Selasa malam 3 April 2012, menyatakan sikap PKS dalam paripurna DPR akhir Maret lalu, melanggar kode etik koalisi. Wakil Ketua Setgab, Aburizal Bakrie, menyatakan riwayat PKS dalam koalisi otomatis tamat. PKS dinilai melanggar tiga poin perjanjian koalisi pendukung pemerintah.

Namun, Ketua Umum Golkar itu tak merinci tiga poin yang dilanggar itu. "Seperti yang dikatakan Pak Syarif (Hasan), semua sudah berakhir," kata Aburizal. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Surya Dharma Alie mengatakan, kesimpulan dalam pertemuan Cikeas sudah jelas.

Jadi ketika pertemuan malam itu dibacakan code of conduct, itu akhirnya sebetulnya sudah ada kesimpulkan tidak perlu dikatakan," kata Suryadharma. Menurut Suryadharma, dalam kode etik dijelaskan partai koalisi harus mendukung kebijakan pemerintah yang vital dan strategis. Partai koalisi dituntut untuk bersama-sama dalam bersikap.
READ MORE ~>> Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar

Hidayat Nur Wahid

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid enggan mengomentari soal memanasnya koalisi partai politik di Pemerintahan SBY-Boediono. Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Didik Rachbini ini lebih suka berbicara soal pencalonannya dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI yang digelar Juli 2012. Jangan tanya masalah yang dalam kaitannya dengan koalisi," kata Hidayat usai memberi ceramah di Kantor Gerakan Pemuda Islam (GPI), Menteng, Jakarta, Jumat, 6 April 2012.

Menurut mantan Ketua MPR RI periode 2004-2009 ini, pembicaraan soal isu yang gencar berhembus menyebutkan PKS akan "ditendang" dari koalisi karena melanggar kontrak koalisi, bukanlah wewenang dirinya. "Itu bukan wewenang saya. Kalau Anda mau tanya, tentang Jakarta saja," kata Hidayat.

Petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti diketahui menggelar rapat internal di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 5 April 2012. Pertemuan yang membahas perkembangan isu politik terkini itu dipimpin Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Hadir dalam pertemuan itu dua Menteri asal PKS, Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, dan Menteri Sosial, Salim Segaf Al-Jufri.

"Rapat rutin sebetulnya, ini rapat biasa seperti membuat semacam laporan perkembangan terakhir, biasa dibicarakan para menteri. Ya rapat rutin saja untuk memantau keadaan," kata Tifatul Sembiring saat itu. Tifatul membenarkan pertemuan juga membahas tentang perkembangan koalisi dan isu reshuffle yang belakangan memanas.

"Iya itu juga salah satunya dibahas," kata Tifatul yang juga anggota Majelis Syuro PKS. "Dan saya juga ditanyakan tadi, bagaimana kondisi di Kementerian. Karena seperti beberapa saat yang lalu kita diinstruksikan untuk tetap bekerja. Maka saya bilang tetap bekerja seperti biasa," tambahnya

Namun saat disinggung bagaimana sikap partainya atas desakan agar mengundurkan diri dari koalisi, mantan Presiden PKS itu menanggapi santai. "Kami baik-baik saja dan biasalah itu, namanya juga politik, kan, biasa panas dingin," ujar Tifatul.
READ MORE ~>> Hidayat Nur Wahid

Rencana Partai Keadilan Sejahtera

Rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) didepak oleh partai koalisi dalam Sekretariat Gabungan tampaknya makin serius. Bahkan beredar kabar Ketua Setgab sekaligus Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, telah menyerahkan mandat kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk mengumumkan nasib PKS.

Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaq menanggapi santai wacana itu. Menurutnya adalah hal biasa bila Ketua Setgab mendelegasikan keputusan-keputusannya kepada pihak-pihak yang dianggapnya representatif untuk menyampaikan.

"Ya itu (Ical pemegang mandat SBY) saya dengar dari beberapa wartawan, tapi saya belum mendapatkan informasi formal. Tapi kalau pun iya, karena pak Ical Wakil Ketua Setgab. Mungkin saja Ketua Setgab mendelegasikan beberapa tugas kepadanya," kata Luthfie Hasan di kantor DPP PKS, Kamis malam 5 April 2012.

Belum dapat dipastikan apa keputusan Ketua Setgab terhadap manuver politik PKS yang dinilai sering berseberangan dengan mitra koalisi lainnya. Namun saat ditanya apakah PKS siap dengan keputusan akan dipecat dari Setgab, Luthfie Hasan tak ingin berspekulasi.

"Saya tidak ingin berandai-andai apalagi merespon sesuatu yang masih andai," ujar dia. Ia menganggap pernyataan-pernyataan sejumlah politisi dari partai koalisi mengenai sikap PKS, termasuk soal pencopotan Menteri-menteri asal PKS adalah pendapat pribadi. Itu dinilai bukan pernyataan resmi Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Setgab.

"Ya semua tafsir, mungkin tidak semua pengurus Demokrat punya waktu untuk bertemu Prsiden SBY, karena kesibukan sebagai Kepala Negara. Kalau sejumlah DPP Demokrat berusaha menafsirkan situasi ini, sah-sah saja," ucap Luthfi. Toh tafsir itu tetap sebagai tafsir tapi substansinya nanti adalah otoritas Ketua Setgab yang sekaligus Kepala Negara," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memang telah menyebut peran PKS di koalisi sudah berakhir. Ical menyebut PKS melanggar tiga hal d dalam perjanjian kerja sama, namun Ical tidak merinci apa saja tiga hal itu. Walau begitu, belum ada pengumuman resmi mengenai keluarnya PKS dari koalisi. Baik itu yang disampaikan Setgab atau SBY.
READ MORE ~>> Rencana Partai Keadilan Sejahtera

Tiga Menteri Dari Partai Keadilan Sosial

Tiga menteri dari Partai Keadilan Sosial (PKS) terancam dicopot menyusul desakan politisi anggota Sekretariat Gabungan (Setgab) agar PKS dikeluarkan dari koalisi. Menkominfo Tifatul Sembiring yang berasal dari PKS menanggapi santai isu pencopotan.

"Ya kalau itu kebijakannya dan hak prerogatifnya ada pada Presiden," kata Tifatul di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis 5 April 2012. "Kami kan masih ke kantor sampai sore, jam 5 saya baru ke sini," tambahnya.

Dia menepis adanya perbedaan antara menteri asal PKS dengan kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Berbeda bagaimana, semua menteri di seluruh dunia itu sependapat dengan presidennya," tegasnya.

Di kabinet, kata Tifatul, tidak ada menteri yang berseberangan dengan presiden dalam hak kebijakan. "Disuruh mensosialisasikan ya saya mensosialisasikan," ucapnya. Tiga menteri dari PKS di Kabinet Indonesia Bersatu II yakni Menkominfo Tifatul Sembiring, Mensos Salim Segaf Al Jufri, dan Menteri Pertanian Suswono.
READ MORE ~>> Tiga Menteri Dari Partai Keadilan Sosial